previous arrow
next arrow
Slider

Rudy Hartono Tak Mengira Masuk Guinness Book of Record

0
(0)

Senin, 1 Juli 2013 18:19

Kekalahan Paling Menyakitkan Rudy Hartono (1)

Legenda bulutangkis Indonesia, Rudy Hartono, pada awalnya tak mengira bahwa dia akan
mencatatkan namanya di dalam Guinness Book of Record sebagai peraih gelar juara All
England terbanyak dengan raihan delapan kali.
Sebab sebelum pebulutangkis asal Surabaya itu meraih gelar juara, sudah ada
pebulutangkis asal Denmark, Erland Kops yang meraih tujuh kali gelar All England di nomor
tunggal putra pada tahun 1958-1967

Azkadz: Biografi Rudy Hartono

“Saya tidak punya keinginan untuk memecahkan rekor. Pada waktu itu rekor All England
sudah 7 kali yaitu dari pebulutangkis Denmark,” katanya ditemui di Gedung Kemenpora,
Senayan, Jakarta, Senin (1/7/2013).
Namun dukungan dari Zulkarnain Kurniawan, ayah Rudy Hartono, dia memulai meniti karier
di cabang olah raga bulutangkis. Semasa kecil pebulutangkis asal Surabaya itu tinggal di
Jalan Kaliasin 49 (sekarang Jalan Basuki Rahmat) Surabaya.
“Dengan dorongan dan dukungan dari ayah, saya mulai berlatih sejak usia 8 tahun di
bengkel kereta api di Stasiun Gubeng,” ujarnya.
Rudy Hartono menjuarai All England di nomor tunggal putra pertama kali pada tahun 1968.
Setelah itu dia meraih gelar juara secara tujuh kali berturut-turut. Sayang pada tahun 1975
dia gagal meraih juara, namun dia membalasnya kekalahan itu pada tahun 1976.
Raihan gelar juara sebanyak delapan kali di nomor tunggal putra All England membuatnya
tercatat di dalam Guinnes Book of Records pada tahun 1982
“Akhirnya bisa juara All England pertama kali. Tahun demi tahun sampai akhirnya jadi sekian
tahun, sehingga 7 tahun berturut-turut juara. Pada 1975 saya ingin juara, ternyata tidak.
Kemudian pada tahun 1976 saya kembali meraih juara,” tuturnya.
“Saya memecahkan rekor yang dipegang pebulutangkis Denmark. Nama saya masuk ke
rekor dunia sebagai pemegang rekor,” katanya.
Sampai saat ini belum ada pebulutangkis dunia termasuk dari Indonesia yang berhasil
memecahkan rekor dari Rudy Hartono.
Pria 63 tahun itu pun berharap suatu saat nanti ada pebulutangkis asal Indonesia yang bisa
memecahkan rekor miliknya.
“Kita sebagai warga Indonesia mempunyai kemampuan mencapai sukses. Apalagi di olah
raga bulutangkis. Saya yakin generasi muda bisa mencatatkan namanya di tingkat dunia
asal mempunyai sikap disiplin dan fokus menggapai tujuan. Itu merupakan kunci sukses,”
tambahnya.

Apakah artikel ini menarik menurut kamu?

Nilai arikel ini sekarang!

Nilai Rata-Rata 0 / 5. Jumlah Penilai: 0

Belum ada yang menilai, Jadilah yang pertama untuk menilai artikel ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *